Senin, 12 Agustus 2013

KITA PASTI MATI..!!


Jika kita Renungkan.. Betapa Sakitnya saat sakaratul maut.. Betapa Gelapnya Di dalam kubur Betapa sempitnya di liang lahat Betapa Ngerinya di tanya oleh Malaikat Betapa Pedihnya adzab kubur Betapa Panasnya api Neraka Betapa Malangnya Nasib kita saat itu Jika kita banyak dosa ..

Meski Saat ini kita Masih muda Masih Tegar,Masih Kuat, Tapi Maut tidak mengenal itu semuanya..! Maut bisa datang kapan saja.. Meski kita tidak ingin MATI..!

Tapi pasti kita akan merasakannya.. Entah berapa hari lagi Entah berapa Bulan Lagi Entah berapa Tahun lagi..

Pasti, Maut akan menjemput kita..

SETELAH BERADA DI ALAM KUBUR
Barulah kita akan sadar s, apa arti kehidupan di dunia ini..

Ya Allah, ampunilah Dosaku dan Setiap Dosa orang yang Mengucapkan 'Aamiin' dengan segala kasih sayang- Mu dan jadikanlah akhir hayatku sebagai husnul khatimah.. ----

*.Aamiin 

ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA








Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Pada saat kita membaca surat Al-Fatihah sewaktu kita Shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tegesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan Shalatnya.

Padahal disaat kita selesai membaca satu ayat dari surat Al-Fatihah tersebut, Allah menjawab setiap ucapan kita.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman : ..

"Aku membagi Shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku".

Artinya, tiga ayat diatas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan Hamba-Nya.

Ketika Kita mengucapkan "Alhamdulillahi­Rabbil 'alamin". Allah menjawab : "Hamba-Ku telah memuji-Ku"....

Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Ra­him", Allah menjawab : "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin", Allah menjawab : "Hamba-Ku memuja-Ku"

Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”, Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”,

Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (H.R. Muslim dan At-Turmudzi)

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat. Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.

Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.”.

(H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud dan An-Nas).

ALLAH mengabulkan doa kita dengan 3 cara




1. Bila ALLAH mengatakan YA;
maka kita akan MENDAPATKAN APA YG KITA MINTA.

2. Bila ALLAH mengatakan TIDAK;
maka kita akan MENDAPATKAN YG LEBIH BAIK.

3. Bila ALLAH mengatakan TUNGGU;
maka kita akan MENDAPATKAN YG TERBAIK SESUAI DGN KEHENDAK-NYA.

TUHAN TIDAK PERNAH TERLAMBAT,
DIA JUGA TIDAK TERGESA-GESA,
DIA SELALU TEPAT WAKTU!

"Mendekatlah kepada ALLAH dan DIA akan mendekat kepadamu."

‘Di Manakah Dosa² Kita Diletakkan Allah SWT Saat Kita Sholat ?













Rasulullah SAW bersabda;
“Sesungguhnya jika seorang hamba sedang sholat, ia datang membawa dosa²nya dan Allah SWT meletakkan dosa²nya itu di atas kepala atau pundaknya. Maka setiap ia ruku‘ atau sujud dosa² itu jatuh berguguran...!!!”
(HR. Ibnu Hibban dinyatakan shahih oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth, Kanzul Ummal 7/287)

Subhanallah...
Semoga Kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, dan semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati Kita yang telah lama terkunci. Aamiin.

Rabu, 26 Juni 2013

~* Orang Yang Disukai Oleh Dajjal *~


((Ayoo Semua Wajib Baca Apakah Kamu Termasuk Orang Itu..??))
DIRIWAYATKAN oleh An-Nawwas ibn Sam’an : “Dia, yang hidup dan melihatnya (Dajjal) harus membacakan di depannya ayat-ayat pembukaan Surat Al Kahfi,” (HR Muslim).

Diriwayatkan oleh Abu Umamah al-Bahili : “Barangsiapa memasuki nerakanya (Dajjal), mintalah pertolongan Allah dan bacakan ayat pembukaan Surat Al Kahfi, dan hal ini akan mendinginkan dan mendamaikannya, seperti api menjadi dingin terhadap Ibrahim,” (HR Ibnu Katsir).

Tanda-tanda dan rahasia Hari Akhir

Satu alasan mengapa Rasulullah SAW menganjurkan orang-orang beriman membaca Surat Al Kahfi saat Dajjal Mencoba
Membujuk Rayu adalah karena surat ini berisi isyarat penting mengenai Hari Akhir, seperti berbagai hal yang dibutuhkan untuk bertahan dan memerangi Dajjal, dan gerakan-gerakan anti-agama yang menimbulkan berbagai kejahatan atas kemanusiaan, yang ingin disebarkan oleh Dajjal ke seluruh dunia.

Surat Al Kahfi ini juga berisi berbagai pelajaran bagi kaum Muslimin.

Anjuran Rasulullah SAW untuk menghapalkan dan membaca surat ini dengan penuh perhatian adalah suatu isyarat kuat tentang hal ini. Seperti kita akan lihat di seluruh bab ini, pengalaman Ashabul Kahfi yang tinggal di sebuah masyarakat yang kafir, pelajaran bahwa Musa AS belajar dari Khidr, dan pemerintahan di atas dunia yang didirikan oleh Dzulkarnain AS agar dapat menyebarkan nilai-nilai Islam, adalah perkara-perkara yang perlu direnungkan oleh orang-orang beriman.

Lalu orang seperti apa yang sangat disukai oleh Dajjal? Dan tanpa disadari ia sudah ditandai oleh Dajjal di hati-nya?

1. Orang yang apabila kumandang adzan terdengar, ia mengacuhkannya.

2. Orang yang apabila dinasihati atau diberitahukan mengenai rencana-rencana Dajjal di dunia sebelum ia datang, dia tidak peduli.

Dajjal tidak langsung tiba-tiba datang, Atas Izin Allah SWT ia mempersiapkan semuanya dengan bantuan para pengikutnya (Freemasonry – illuminati) agar semakin banyak manusia yang akan menjadi pengikutnya. Dan jika seseorang sudah tahu mengenai rencana Dajjal ini, Dajjal sudah melihat-nya dan menandai hatinya.

Ini sesuai dengan doa Dajjal kepada allah swt yang kelak akan di kabulkan:”Ya rabb berikanlah aku kemampuan untuk menurunkan hujan, menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan penyakit yang ada di dunia, menyuburkan tanaman dan memperlihatkan surga dan neraka kepada manusia kelak,,, yang sesungguhnya surga ku adalah neraka-mu dan nerakaku adalah surga-mu ya Rabb agar aku bisa menguji keimanan manusia kelak….”

sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebook
kamu, Twitter kamu, Mungkin Juga bisa Di Website kamu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu

Sumber.:~

Kamis, 20 Juni 2013

Cara Mudah Merubah Cursor Pada Blog

Caranya Cukup Mudah. :

) Pergi ke SINI
2) Pilih cursor dan copy kodenya
3) Pergi ke akun blogger Kamu, klik Dashboard >> Design >> Add A Gadget >> HTML / Javascript
4) Paste kode cursor tadi di Halaman HTML / Javascript
5) Klik Save dan lihat hasilnya

Selamat mencoba! :)
GooD Luck :)

-* Orang yang Berbuka Puasa Secara Sengaja *-

-* Orang yang Berbuka Puasa Secara Sengaja *-

Peringatan bagi kita, karena sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan.

Berbuka puasa secara sengaja pada bulan Ramadhan tanpa alasan yang syar’i adalah perbuatan dosa besar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ketika aku sedang tidur, tiba-tiba datang kepadaku dua orang yang kemudian
memegang bagian bawah ketiakku dan membawaku ke sebuah gunung yang terjal.

Keduanya berkata,
‘Naiklah.

’Aku menjawab, ‘Aku tidak mampu.’

Akhirnya aku naik juga, tatkala aku sampai pada
pertengahan gunung, aku mendengar suara yang sangat mengerikan, aku
bertanya, ‘Suara apa ini?’

Keduanya berkata, ‘Itu teriakan penduduk neraka.’

Kemudian aku dibawa lagi, dan aku melihat sekelompok orang yang kaki-kaki mereka digantung, tulang rahang mereka
pecah, darah mengalir dari tulang rahang mereka (yaitu kaki mereka dibantung di atas dan kepada di bawah, seperti ketika tukang jagal menggantung sembelihannya).

Aku betanya, ‘Siapakah mereka itu?

Keduanya menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka puasa
sebelum waktunya.” (HR. an-Nasa’i dalam al-Kubra, 2/246; Ibnu Hibban, 16/536; Ibnu Khuzaimah, 3/137; al-Hakim , 1/430.
Lihat Shahih at-Targhib , 1/492)

Hadits ini adalah dalil yang sangat jelas akan besarnya dosa orang yang berbuka
puasa Ramadhan secara sengaja tanpa udzur. Bahkan, hadits ini menunjukkan berbuka puasa tanpa udzur termasuk dosa besar.

Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkata,
“Dosa besar yang kesepuluh adalah berbuka puasa pada bulan Ramadhan tanpa ada udzur dan alasan.” ( Al-Kaba’ir ,
hal. 157, tahqiq Masyhur Hasan Salman).

Perhatian! Hadits yang berbunyi

ﻣَﻦْ ﺃَﻓْﻄَﺮَ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﻋُﺬُﺭٍ ﻭَﻻَ ﻣَﺮَﺽٍ ﻟَﻢْﻳَﻘْﻀِﻪِ ﺻَﻮْﻡُ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮِ ﻭَﺇِﻥْ ﺻَﺎﻣَﻪُ

Artinya :
“Barangsiapa tidak berpuasa di bulan
Ramadhan tanpa ada udzur atau sakit, maka dia tak dapat ditebus dengan puasa
setahun sekalipun dia berpuasa.”

Adalah hadits yang lemah menurut timbangan ahli hadits (Fathul Bari , 4/161.
Koreksi Hadits-hadits Dha’if Populer, Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi, hal 111)

╩SumbeR╩