Kamis, 16 Mei 2013

Tips-Tips Mudah Untuk Belajar


1. Tentukan Tujuan Belajar.
    Tujuan dalam belajar dapat membantu pemusatan p
erhatian terhadap apa yang dipelajari. sikap mental diharapkan taat pada tujuan belajar, sehingga apapun yang terlepas dari tujuan, jangan dicari dan abaikan.

2. Kenali system ingatan.
    Dalam rangka belajar perlu mengenali system ingatan diri sendiri. sebab hal ini sangat memnentukan berhasil todaknya seorang pelajar dalam belajar.

3. Kenali rentang konsentrasi.
    Dalam belajar, konsentrasi memegang peran penting bagi seseorang. sebab seseorang yang tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar berarti dia tidak akan mendapat sejumlah kesan yang diinginkan dari hasil yang dipelajari.

4. Kenali tipe belajar sendiri.
    Macam-macam tipe belajar, yaitu belajar sambil berbuat, belajar dengan bersuara, belajar lewat kata hati, dan belajar dengan gerakan mata. Nilailah sendiri mana  yang cocok dengan karakteristik sendiri. Bila ditemukan gunakan untuk keberhasilan dalam belajarmu.

5. Kenali sifat buku
    Sebagai bahan bacaan buku memiliki sifat mudah, sedang atau sukar untuk dibaca. Sebagai pelajar yang gemar membaca buku perlu mengenali sifat sejumlah buku

6. Jauhi sifat malas
    Sekiranya ingin menjauhi sifat malas, maka jauhkanlah sifat suka "nyontek" hasil pekerjaan orang lain dari catatan kecil yang dibuat saat ujian/tes ("ngrepek"). Dengan suka membaca buku serta rajin mengerjakan PR serta tidak menunda-nunda kegiatan belajar, maka akan dapat membantu meningkatkan konsentrasi dalam belajar.

7. Penuhi keinginan sesaat
    Dalam belajar, kadang muncul keinginan yang mungkin kalau tidak dipenuhi akan menggangu konsentrasi belajar. Misalnya; ingin makan bakso, ingin menonton TV, mendengarkan radio, membeli alat belajar dan sebagainya. Langkah terbaik adalah memenuhi keinginan sesaat tersebut agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.

Sumber : Buku BK kelas VIII Semester II

Sabtu, 30 Maret 2013

~ 4 Amalan Kecil yang Berpahala Besar ~



1). Ucapan Laa ilaahaillallaah
­u wahdahu laa
syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaakulli syai’in qadiir 100 X (Tiada tuhan selain Allah yang pantas disembah, tiada sekutu baginya, baginya-lah seluruh kerajaan, dan baginya-lah seluruh pujian.
Dan dialah yang mahakuasa di atas segala sesuatunya)

Maka kalimat itu baginya seratus kebaikan, dihapuskan baginya seratus

kejelekan dan seperti membebaskan sepuluh orang budak.

2). Dzikir setelah shalat, MENGUCAPKAN

Subhanallah (maha suci Allah ) 33X,
Alhamdulillah(S
­egala puji bagi Allah) 33X, serta
Allahuakbar (Allah maha besar) 33X, lalu ditutup dengan ucapan Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir (Tiada tuhan selain Allah yang pantas disembah, tiada sekutu baginya, baginya-lah seluruh kerajaan, dan baginya-lah seluruh pujian.
Dan dialah yang mahakuasa di atas segala sesuatunya)1X.m
­aka dengan itu genap 100 kalimatMaka akan diampuni dosanya walaupun dosanya itu sebanyak bilangan buih di lautan.

3). Membangun masjid atau ikut serta dalam pembangunannya.
­ (misalnya seseorang beramal buat pembangunan masjid) Maka Allah akan membangunkan rumah untuknya di surga.

4). Menyingkirkan duri di jalan.

Rasulullah SAW. bersabda :
“sungguh, aku melihat sesorang yang bebas
berlarian di surga karena pada hidupnya di dunia ia hanya memotong dan menyingkirkan pohon di jalan
karena menggangu orang-orang melintas”

Semoga kita selalu bisa menjalankan amalan-amalan yang telah kita ketahui dan mengamalkannya setiap waktu baik amalan besar maupun amalan kecil. Insya Allah..


Sabda Rasulullah SAW ;


"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia

akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."

╦SumbeR╦

Kamis, 28 Maret 2013

~ 3 Tahap Tiupan Sangkakala Di “Hari Kiamat” ~


Allah akan memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup ‘Shur’ (terompet sangkakala) sebanyak tiga kali tiupan bila waktu
kehancuran dunia dan alam semesta (kiamat) telah tiba.

Penjelasan tentang 3 tiupan itu adalah sebagai berikut:


1).Tiupan Pertama, Tiupan Guncangan


Hal pertama yang mengetuk pendengaran

penduduk dunia setelah datangnya tanda-
tanda Kiamat kubro adalah nafkhatul faza’ (tiupan kekagetan) yang mengalir dari tiupan sangkakala. Tidak seorang pun
mendengarnya kecuali mengangkat lehernya
untuk mendengar perkara besar ini. Inilah makna firman-Nya Taala, “Apabila ditiup sangkakala, maka waktu itu adalah waktu
(datangnya) hari yang sulit, bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.” (QS. Al-Muddatstsir:

­ 8-10).

Allah berfirman:

“Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang dilangit dan di bumi, kecuali siapa-siapa dikehendaki Allah.
Dan mereka semua akan datang menghadapnya dengan merendahkan diri.”
(An Naml: 87)

Tiupan yang pertama ini adalah panjang dan menyebabkan keguncangan dan kepanikan semua yang berada di langit dan di bumi, kecuali orang-orang yang dikehendaki oleh

Allah, yaitu para Nabi dan para syahid. Tiupan
ini akan menggetarkan dan membuat panik semua yang hidup, sedangkan para Rasul dan Syahid adalah hidup disisi Tuhan mereka, maka Tuhanpun melindungi mereka dari
guncangan tiupan ini.
Tiupan ini akan mengguncangkan bumi
seguncang-gunca
­ngnya, mendatarkan gunung
dengan bumi selumat-lumatny
­a, meletuskan
gunung-gunung dengan sangat sehingga menjadi debu yang bertebaran, membuat laut-laut saling beradu dan mengeluarkan api yang menyala, langit akan pecah secara luar biasa dan hilanglah hukum grafitasi yang biasa kita
kenal, bintang-bintang
­ berjatuhan, planet-
planet saling bertubrukan, bersatulah matahari dengan bulan dan hilanglah cahaya benda tersebut, setelah itu keadaan alam
semesta kembali seperti sebelum Allah menciptakannya yaitu hanya berupa kabut dan
gas (asap).
Allah berfirman:
”Hai manusia, bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya guncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang amat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu
melihat keguncangan ini; lalai lah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusukannya dan gugurlah semua kandungan seluruh wanita yang hamil, dan kamu lihat
manusia dalam keadaan mabuk, padahal mereka semua tidak mabuk, akan tetapi adzab Allah itu sangat kerasnya.” (Al Hajj: 1-2)

2). Tiupan Kedua, Tiupan Kejutan (Pingsan) dan

Kematian

Malaikat Israfil akan diperintahkan oleh Allah

untuk meniupkan ‘Shur’ (terompet sangkakala)
sebanyak tiga kali tiupan bila kiamat telah tiba. Setelah tiupan pertama, Allah memerintahakan ‘Shur’ pada kali yang kedua.
Pada tiupan kedua ini, maka terkejutlah (pingsan) dan matilah semua makhluk yang berada di langit dan di bumi (termasuk para nabi dan syahid) kecuali mereka-mereka yang dikehendaki oleh Allah, yaitu: Jibril, Mikail, Israfil, Izrail dan empat malaikat pembawa Arsy. Malaikat para pembawa ‘Arsy adalah
berjumlah empat malaikat, maka apabila telah berdiri hari kiamat bergabunglah mereka kepada empat malaikat yang lain.

Allah berfirman:

“Dan ditiuplah sangkakala maka matilah siapa yang ada di langit dan di bumi kecuali siapa-siapa yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (keputusannya masing-masing).
­”(Az Zumar: 68)

Kemudian Allah memerintahkan malaikat maut untuk mencabut nyawa Jibril, Mikail, Israfil dan para malaikat pembawa Arsy yang empat,

maka tidak ada yang tersisa kecuali Allah dan
malaikat maut.
Kemudian Allah berkata kepada malaikat maut:

“Wahai malaikat maut, kamu adalah salah satu

dari makhluk-makhluk
­ Ku, maka sekarang matilah kamu”, dengan demikian matilah malaikat maut dan tidak ada yang tersisa
kecuali Allah Yang Maha Perkasa, Yang Hidup,
Yang tidak pernah mati, Yang Awal Yang tidak
ada sebelumnya sesuatu apa pun, Yang Akhir
Yang tidak ada sesudahnya sesuatu apapun.

Kemudian Allah berkata:

“Akulah raja, Akulah
Penguasa, Dimanakah raja-raja bumi? Dimakah para penguasa? Dimanakah orang-orang yang sombong? Dan untuk siapakah kekuasaan pada hari ini? Maka Dzat menjawab dengan berkata: “Bagi Allah yang Maha Esa
lagi Perkasa.”

Keadaan alam semesta akan tetap seperti diatas selama 40 hari sebagaimana yang

diterangkan oleh hadis shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim dari Abi Hurairah:

“Antara dua tiupan adalah 40”, orang-orang bertanya: “40 harikah wahai Abu Hurairah?”, ia menjawab: “Saya tidak tahu dan saya enggan untuk menjawab”, mereka bertanya lagi: “40

tahunkah?”, Abu Hurairah menjawab: “Saya tidak tahu dan saya enggan untuk menjawab”,
mereka bertanya lagi: “40 bulankah?”, Ia menjawab: “Saya tidak tahu dan saya enggan untuk menjawab.”

Kemudian setelah itu Allah menurunkan hujan dari langit seperti gerimis atau bayangan (naungan), yangmana dengannya tumbuhlah semua jasad makhluk dan sesungguhnya

semua manusia akan hancur kembali kecuali
“ekor yang terakhir” (tulang yang ada dipunggung paling bawah), darinyalah tumbuh
tubuh atau jasad dan tersusun kembali.
Setelah sempurna penciptaan tersebut
kemudian Allah menghidupkan Israfil sebagai makhluk yang dihidupkan, kemudian
memerintahkan untuk berseru dengan mengatakan: “wahai tulang-tulang yang hancur, sendi-sendi yang terputus, bagian-bagian yang terpisah dan rambut-rambut yang tercabik sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk bersatu kembali untuk keputusan keadilan..”

(Lihat bab: Hasyiyat Asshary terhadap Tafsir

Jalalain, 3:328 pada ayat 53, surat Yasin, yaitu
yang berarti: “Sesungguhnya ia hanyalah
sekali tiupan saja, maka tiba-tiba mereka sudah dihadirkan di hadapan kami)

3). Tiupan Ketiga, Tiupan Kebangkitan


Pada ‘Shur’ (terompet sangkakala) terdapat

lobang-lobang yang banyak sesuai dengan jumlah roh atau nyawa semua makhluk, maka Israfil pun meniupnya dan terbanglah semua roh ke jasadnya masing-masing. Arwah kaum Mukminin akan terbang dengan memancarkan nur (cahaya) sedangkan arwah kaum kafir akan menimbulkan kegelapan, kemudian Allah
berkata: “Demi kebesaran dan keperkasaanku
semua roh harus benar-benar kembali kepada
jasadnya yang dulunya ia huni di dunia”.

Dengan demikian bersemayamlah setiap roh di jasadnya dan setiapnya akan bangun dari

kuburnya masing-masing sedangkan kepalanya
masih bergelimang tanah, dan berkatalah orang-orang kafir:

“Inilah adalah hari yang

sulit”, sedangkan orang-orang Mu’min berkata:
“Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami”.

Seorang ulama Yahudi datang kepada Nabi dan berkata:


“Hai Muhammad atau hai Abul Qasim! Pada hari kiamat, Allah menggenggam langit dengan satu jari tangan, bumi dengan satu jari, gunung dan pepohonan dengan satu jari, air dan tanah dengan satu jari, begitu pula semua makhluk yang lain dengan satu jari. Kemudian Dia menggoyangkan mereka

semua sambil berfirman: ‘Akulah Raja, Akulah Raja!’” Rasulullah tertawa kagum mendengar perkataan orang alim itu. Beliau
membenarkan keterangan orang itu, kemudian
membacakan ayat:

“Dan mereka tidak

mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.
Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.” (Shahih Muslim No. 4992).

SubhanAllah...

↑SumbeR↓

~ Larangan Memukul Anak Kecil yang Sedang Menangis ~


Baginda Rasulullah s.a.w. bersabda :

Janganlah kamu memukul anak-anak kamu di sebabkan mereka menangis dalam masa setahun.


Karena pada empat bulan pertama kelahirannya Ia bersyahadat LAA ILAAHA

ILLALLAH. Pada empat bulan kedua pula ia berselawat ke atas Nabi s.a.w. Dan pada empat bulan seterusnya pula ia mendoakan kedua ayah bunda nya. ( H.R. Abdullah Ibnu Umar r.a. )

Baginda Rasulullah s.a.w. menjelaskan bahwa tangisan anak di waktu kecil pada bulan pertama adalah tanda ia bertauhid

kepada Tuhan Nya dan empat bulan kedua pula ia membacakan selawat kepada Nabi nya dan empat bulan seterus nya ia
memohon istighfar untuk kedua ayah bunda nya.

Bersabda Baginda Rasulullah s.a.w. :


Anak-anak sebelum sampai ia baligh maka apa-apa yang di perbuat nya daripada kebaikan maka di tuliskan untuknya dan

kedua ibu bapaknya. Dan apa yang di perbuat nya daripada kejahatan maka tiadalah di tulis untuk nya dan tidak pula di tulis untuk
kedua ibu bapaknya. Apabila ia telah baligh
maka berlakulah yang di tulis itu atasnya ia itu segala amal baik atau buruknya. ( H.R.Imam Anas bin Malik r.a.)

Sabda Rasulullah SAW ;


"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia

akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."

¼SumbeR¼

Sabtu, 23 Maret 2013

~. 4 Amalan Sebelum Tidur .~


Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.

“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :

1). Sebelum khatam al-Quran
2). Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat
3). Sebelum para muslimin meridhai engkau
4). Sebelum engkau melaksanakan haji
dan umrah “

Bertanya siti Aisyah :

“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasul tersenyum dan bersabda :

1). “Jika engkau akan tidur , membacalah surat al –Ikhlas tiga kali Seakan-akan engkau telah meng-
khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrohmaan irrohiim, ‘Qulhuallaahu ahad’ Allaahushshamad’
lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “

2). "Membacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka
kami semua akan memberimu syafaat di
hari kiamat “

“ Bismillaahirrahmaan irrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa Muhammad
wa’alaa aalii Muhammad ( 3x ) “

3). “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meridhai engkau

“ Astaghfirullaahal adziim aladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih ( 3x )

4). Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir”
maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah

“ Bismillaahirrahmaan irrahiim, Subhanallaahi Walhamdulillaahi
walaailaaha illallaahu allaahu akbar ( 3x )

( Tafsir Haqqi)
Wallahu a’lam bishawwab

Semoga kita selalu bisa untuk mengamalkannya. Aamiin.

↑Sumber↑

* Hukum Mempercayai Ramalan atau Zodiak Bagi Seorang Muslim *

Saudaraku apakah saudara sering Melihat, Mempercayai atau hanya sekedar membaca Ramalan Zodiak ?

Bagi saudaraku yang percaya akan hal-hal semacam ramalan atau zodiak cocok untuk membaca artikel ini.

Tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui ( dengan pasti ) apa yang akan di usahakannya besok, dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana ia akan mati.

"Sesungguhnya Allah maha
mengetahui lagi maha
mengenal." (QS.Luqman:34 )

Ada Dua rincian Hukum dalam masalah ini :

1). Apabila hanya sekedar membaca zodiak atau ramalan Bintang, walau
tidak mempercayai ramalan tersebut
atau tidak membenarkan, maka tetap Haram.
Akibat perbuatan ini, Shalatnya tidak diterima selama 40 hari.

Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam Bersabda :

"Barangsiapa yang
mendatangi tukang ramal, maka Shalatnya selama 40 hari tidak diterima.

Maksud tidaK diterima Shalatnya dijelaskan
oleh An Nawawi Adapun maksud tidak diterimanya Shalat adalah Orang
tersebut tidak dapat Pahala Shalatnya.

Namun Shalat yang ia lakukan tetap dapat menggugurkan kewajiban Shalatnya dan ia tidak butuh
untuk mengulangi Shalatnya." ( Syarh Muslim, An Nawawi, 14/227, DarIhya' At Turok Al' Arobiy Beirut, cetakan ke 2
tahun 1392 H ).

2). Apabila sampai membenarkan atau
meyakini ramalan tersebut, maka dianggap telah mengKufuri Al Qura'n
yang menyatakan hanya disisi Allah pengetahuan Ilmu Ghoib.

Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam Bersabda :

"Barangsiapa yang
mendatangi Dukun atau tukang ramal lalu ia
membenarkannya, maka ia berarti telah Kufur pada Al Qur'an yang telah diturunkan pada Muhammad." ( HR. Ahmad no. 9532. Syaikh Syu'aibi Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini Hasan)

Mari kita saling mengingatkan saudaraku, jaman sekarang sangat banyak informasi" atau berita & FP yang memberikan informasi" tentang ramalan zodiak.

Semoga bermanfaat saudaraku.

°SumbeR°

* 4 Malaikat Yang Mendatangi Manusia Saat Sakit *



Silahkan dibaca tulisan ini saudaraku

4 Malaikat Yang Mendatangi Manusia Saat
Sakit Seorang artis di sebuah perhelatan
kontes nyanyi mengatakan bahwa "sakit itu tidak profesional." Well, berlepas dari bahwa
kita dilingkupi berbagai pekerjaan dan kegiatan lainnya, sakit adalah sunatullah, ketentuan dari Allah swt yang ditimpakan
pada manusia.

Memang betul, tidak ada yang menginginkan jadi sakit. Tapi dalam Islam, seperti kita tahu, ada banyak hal yang tersembunyi di balik kondisi itu.

Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang
Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit
karena kita tak tahu rahasianya. Sakit, dalam
bentuknya yang lain, itu harus disyukur karena itu adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Allah mengutus 4 malaikat untuk
selalu menjaga kita dalam sakit.

Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat
sehat dan pada saat waktu senangnya."

Ujaran Rasulullah SAW tersebut diriwayatkan
oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :

"Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya."

Allah memerintahkan :

1). Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2). Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya.
3). Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4). Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit
menjadi suci dari dosa.
Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba
mukmin itu, Allah memerintahkan kepada
malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah
sang hamba.

Namun untuk malaikat ke 4, Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-
dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata :
"Ya Allah mengapa dosa-
dosa ini tidak Engkau kembalikan?"

Allah menjawab:
"Tidak baik bagi kemuliaan-
Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-
dosa tersebut ke dalam laut."

Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

"Sakit panas dalam sehari
semalam, dapat menghilangkan dosa selama
setahun."

"Tiada seorang mu'min yang ditimpa oleh lelah atau penyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan
dijadikan penebus dosanya oleh Allah" (HR Bukhari-Muslim).

"Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya," (HR Ath-Thabarani).

"Penyakit panas itu menjaga tiap mu'min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat
menebus dosa setahun," ( HR Al-Qadha'i).

φSumberφ